Mengenal 6 Tujuan Wisata di Pulau Pari

Pulau Pari atau pulau pari merupakan bagian dari Kepulauan Seribu. Terletak 1-2 jam dari jakarta, Pulau pari yang merupakan bagian dari Kepulauan Seribu adalah sebuah rantai kepulauan di sebelah utara pantai Jakarta. Ini merupakan satu-satunya kabupaten di Jakarta ibukota Indonesia. Pulau pari sangat indah dan menawarkan banyak daya tarik atau kegiatan untuk pariwisata.

Kunjungan pertama saya adalah pada bulan Desember 2013 dan saya sangat kagum dengan tempat ini begitu saya tiba. Ini dua hari saya, satu malam libur. Bersama teman sekamar saya, kapal kami berangkat dari pelabuhan muara angke pukul 09.00 WIB dan tiba di pulau pari jam 11.00 WIB. Saat kami tiba di pulau ini, kami disambut oleh pemandu wisata lokal kami dan kemudian dia membawa kami ke akomodasi kami. Di pulau pari tidak ada hotel. Sebagian besar akomodasi di pulau ini adalah homestay (tempat tinggal penduduk setempat menjadi penginapan). Harga homestay sekitar Rp. 400.000- Rp.700.000 per malam (tergantung berapa banyak orang yang menginap).

1. Snorkeling

Kegiatan pertama yang kami lakukan setelah tiba Pulau Pari adalah snorkeling. Tentu saja setelah kita makan siang dan beristirahat. Dengan perahu tradisional milik penduduk setempat, kita bawa ke tiga tempat untuk snorkeling. Untuk tempat pertama dan ketiga, saya tidak tahu di mana itu karena sejauh yang saya bisa lihat semuanya adalah lautan yang luas. Sedangkan tempat kedua adalah pulau kecil di tengah laut. Ini adalah pertama kalinya saya snorkeling dan bisa saya katakan, saya menyukainya. Pemandangan bawah air sangat orisinil dan indah. Kita bisa menyelam, berenang dan memberi makanan untuk ikan. Jangan khawatir itu aman! Pemandu wisata akan mengajar dan merawat Anda, termasuk berfoto untuk Anda.

2. Berburu Sunset di Lipi (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)

Setelah lelah snorkeling, inilah saatnya kita melihat matahari terbenam. Terletak di pulau pari, persis di dekat Lipi, Anda bisa melihat dengan jelas matahari terbenam. Untuk sampai di tempat ini, Anda bisa mengendarai sepeda dan kemudian berjalan sekitar 10 – 15 menit sampai akhir jalan. Bagi wisatawan Anda bisa menyewa sepeda atau jika Anda menggunakan pemandu wisata, mereka akan menyediakannya untuk Anda.

3. BBQ di Pantai Pasir Perawan (Virgin Beach)

Selain daya tarik wisata mereka, pulau pari ini juga terkenal dengan pemancingan lokal. Sebagian besar, pada malam sekitar jam 8.00 wita pantai perawan akan menjadi tempat BBQ. Sebagian besar hidangan yang mereka sediakan untuk BBQ adalah ikan, jadi jangan berharap untuk daging apapun dan Anda juga bisa mencoba buah kelapa, jagung bakar atau teh susu panas. Selain BBQ yang disediakan oleh pemandu lokal Anda juga bisa menikmati tarian (musik) dan cerita lokal menceritakan sejarah / dongeng tentang pulau pari dan pantai perawan.

4. Berburu matahari terbit di Pulau Pari

Ini adalah hari kedua saya di Pulau Pari. Kita perlu bangun sekitar jam 5.30 pagi, karena kita dijadwalkan untuk melihat matahari terbit di dekat dermaga di Pulau Pari. Sayangnya, kami sampai di tempat sekitar jam 6 pagi, dan saya tidak dapat melihat matahari terbit.

5. Waktu luang (Sepeda mengelilingi Pulau dan bermain Banana Boat)

Setelah melihat matahari terbit, kita kembali ke homestay untuk menikmati sarapan pagi kita. Sekarang, ini adalah waktu luang! Kita bisa melakukan apa yang kita inginkan sampai jam 10 pagi. Ada banyak hal yang harus dilakukan di Pulau Pari, mulai bersepeda di sekitar pulau, bermain perahu pisang, kapal terbang, menikmati pemandangan sampai menangkap kepiting dan ikan kecil. Saya suka alam di sekitar sini, sangat segar dan santai. Pulau ini masih asli dan tradisional. Lautnya bersih dan Anda bisa melihat ikan kecil di bawah air atau bahkan menangkap cangkang dan kepiting di pantai terdekat.

6. Berenang di Virgin Beach

Pulau pari terkenal dengan pantai Perawan atau Pantai pasir perawan mereka. Pantainya masih asli dengan pasir putih, pemandangan air bersih yang indah, dan tidak terlalu ramai. Saya telah pergi ke banyak pantai seperti Batu ferringgi – Penang, pantai St.Kilda – Melbourne, pantai Bondi – NSW, Sanur dan Kuta – Bali. Dan aku bisa bilang, aku cinta pantai Virgin paling setelah Bondi. Selain berenang Anda juga bisa bermain bola voli, naik kano / kayak, atau bahkan hanya duduk dan menikmati pemandangan.

Keberangkatan dari Pulau Pari; Senin – Minggu sekitar 0 7.00 pagi dan bonus untuk hari Jumat dan Minggu ada feri pukul 11.00 WIB. Harga: Untuk Speedboat dari Marina Ancol sekitar Rp. 180.000 Untuk Ferry dari Muara Angke sekitar Rp. 35.000 Paket perjalanan Pulau Pari (2 hari, 1 malam) adalah Rp. 350.000 per orang (pada saat itu ada 8 orang dalam kelompok kami). Harganya termasuk snorkeling, akomodasi, sepeda, biaya masuk LIPI dan pantai pasir perawan, BBQ, makanan dan pemandu selama 2 hari. Pada saat itu, kami menggunakan pemandu wisata (pemandu lokal Pulau Pari) sehingga harganya sedikit lebih murah dibanding yang lain. Harganya tergantung berapa banyak orang dalam kelompok. Semakin banyak orang dalam kelompok, semakin murah.